Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Kebiasaan Buruk Setelah Gajian (PayDay)

Kebiasaan Buruk Setelah Gajian (PayDay)

Penamorf -  Halo sobat Pena! Gajian atau payday  merupakan tanggal yang paling ditunggu-tunggu bagi  karyawan di perusahaan. 

Tanggal transfer gaji  setiap perusahaan berbeda-beda. Ada yang diakhir bulan (biasanya tanggal 25) atau awal bulan sekitar tanggal 1-5. 

Setelah dana masuk ke rekening rasa senang mulai turun dari puncak. Artinya perasaan kembali ke titik  normal. 

Untuk pengelolaan gaji, beberapa  diluar sana ada yang sudah menyiapkan budgeting . Anggaran  sudah ditata serapi mungkin untuk mencegah kebocoran dana yang bisa terbuang sia-sia.

Di sisi lainnya ada juga orang yang tidak bisa membuat budgeting. Setelah gajian malah menerapkan kebiasaan buruk seperti yang ada dibawah ini :

1. Belanja Impulsif 

Belanja impulsif adalah kebiasaan yang paling banyak dilakukan oleh orang-orang. Penyebab belanja impulsif salah satunya adalah karena lapar mata. 

Melihat barang yang unik langsung checkout. Belum merasakan makanan viral langsung beli banyak  buat stok.  Memang setelah membeli barang secara impulsif bisa menimbulkan kepuasan sementara. 

Beberapa hari selanjutnya, kepuasan sementara itu berubah menjadi rasa sengsara. Karena menyesal membeli barang tanpa pertimbangan 

2.  Tidak ada prioritas keuangan 

Setelah mendapatkan gaji, kebiasaan buruk selanjutnya adalah tidak ada prioritas. Apa itu prioritas keuangan? Prioritas keuangan merupakan daftar hal penting yang berkaitan dengan keputusan finansial. 

Mulai dari bayar cicilan, top up dana darurat, asuransi, konsumsi, invetasi, dan lain-lain. Dengan tidak adanya prioritas, budgeting juga asal-asalan dan sudah pasti berujung penyesalan. 

3.  Tidak ada pencatatan pengeluaran 

Bila budgeting disusun saat sebelum atau sesudah gajian, maka pencatatan pengeluaran dilakukan setiap uang keluar. 

Kenapa pencatatan pengeluaran itu penting? Alasannya karena  bisa digunakan untuk evaluasi budgeting. 

Apakah budgeting berhasil atau malah meleset jauh.

4. Harus Update Barang Baru

Kepengen dibilang si paling update? Diluar modelan seperti "kudu update" itu memang ada. Ya tidak masalah si kalau tidak mengganggu arus kas. 

Kalau mengikuti gadget baru, outfit yang trend, dan itu memberatkanmu. Lebih baik jangan. Gunakan uang untuk hal yang lebih penting daripada harus update terus-terusan.

Percuma disebut update tapi ujung-ujungnya untuk memenuhi kebutuhan pribadi harus berhutang. 

5. Hobi traktir dan nongkrong cantik

Networking memang boleh. Nongkrong bareng kawan lama juga tak masalah. Tapi kalau dilakukan berkali-kali sepertinya berlebihan. 

Apalagi langsung traktir berkali-kali supaya dianggap mengesankan. Usahakan untuk traktir atau nongkrong punya budgetnya sendiri. 


Nah itu dia kebiasaan buruk setelah gajian yang wajib dihindari. Gajian baiknya diatur bukan dihambur-hamburkan tanpa kejelasan. Ingat masa depan ditentukan dari tindakanmu sekarang! Termasuk keuangannmu :)